16 Pemerhati Seni dan Bangunan Cagar Budaya Terima Penghargaan-Kompas.com

16 Pemerhati Seni dan Bangunan Cagar Budaya Terima Penghargaan
Riana Afifah | Benny N Joewono | Kamis, 22 Desember 2011 | 20:07 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) DKI Jakarta memberikan penghargaan kepada 16 pemerhati seni budaya dan bangunan cagar budaya yang berada di Jakarta. Ke-16 penerima penghargaan ini melalui seleksi dan penilaian yang ketat. Penghargaan sendiri diserahkan oleh Gubernur DKI Jakarta, Fauzi Bowo.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan DKI Jakarta, Arie Budhiman mengatakan tim penilai ini berasal dari tim pengamat yang berasal dari unsur Akademi Jakarta, Dewan Kesenian Jakarta, Badan Kerjasama Kesenian Indonesia Provinsi DKI Jakarta, Lembaga Kebudayaan Betawi, Tim Sidang Pemugaran, Akademisi dan para ahli yang kompeten di bidangnya.

“Pemberian penghargaan ini untuk mendorong minat para pecinta, pemerhati seni, pemilik atau pengelola bangunan cagar budaya dan masyarakat untuk melestarikan seni tradisi dan budaya serta bangunan cagar budaya,” kata Arie, di Balaikota, Jakarta, Kamis (22/12/2011).

Ia memberikan apresiasi yang tinggi pada para tokoh seni dan budaya serta para pemilik atau pengelola bangunan cagar budaya. Ini karena mereka mampu menjaga loyalitas untuk terus melestarikan budaya bangsa yang ada di Jakarta.

Berikut adalah penerima penghargaan pelestarian budaya di Jakarta, yaitu koreografer/pelatih Tari Betawi Wiwiek Widiyastuti, pemain dan Pembina Rebana Biang H Engkos Kosasih, pemain Topeng Betawi H Hasyim, dalang Wayang Kulit Betawi Arsih, penyanyi Lagu Gambang Kromong Hj Totih serta pemain dan Pembina grup Tanjidor Sait Neleng.

Kemudian dua budayawan yaitu Abdul Chaer dan Mona Lohanda. Selanjutnya, dua pemerhati seni yaitu Yulianti Parani dan Mahbub Djunaidi. Ada pula empat lembaga/organisasi seni budaya yang diberikan penghargaan yaitu Sanggar Setia Muda, Sanggar Betawi Si Pitung, Grup Kesenian Uncul dan Grup Tanjidor Pusaka Tiga Saudara.

Untuk bangunan cagar budaya ada dua yang meraih penghargaan yaitu gedung PT Bhanda Ghara Reksa Jl Kali Besar Timur No. 5-7, Jakarta Barat dan Rumah Tinggal Duta Besar Swiss, Jl Diponegoro No. 5 Menteng, Jakarta Pusat.

“Bagi para seniman, budayawan dan pemerhati seni masing-masing mendapatkan penghargaan senilai Rp 20 juta per orang. Untuk lembaga/organisasi seni budaya dan bangunan cagar budaya diberikan penghargaan Rp 25 juta per orang,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s