Kawasan Suryakencana Menuju Kawasan Wisata
Jurnal Bogor, 11 June 2009
Rubrik: SURKEN TOWN
Bogor – Kota Bogor dengan beragam keindahan alam dan juga keunikannya, menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelancong. Kota Bogor juga memiliki beragam kuliner yang menjadi kekhasan kota Bogor. Dengan keberagaman daya tarik tersebut, tak heran jika kota Bogor menjadi salah satu tujuan wisata. Kota yang juga terkenal dengan kota hujan ini, dapat menarik wisatawan, baik lokal maupun asing.
Tak hanya Kota Bogor secara umum, bahkan daerah-daerah tertentu di dalam Kota Bogor pun menjadi daya tarik tersendiri, salah satunya kawasan Suryakencana. Apalagi, daerah ini bisa dikatakan sebagai pusat perdagangan Bogor, sejak zaman koloni Belanda. Selain itu, kawasan Suryakencana, juga populer disebut sebagai kawasan China Town, karena di kawasan ini, orang-orang keturunan Tionghoa banyak bermukim dan berdagang di sini.
Sebagai China Town, kawasan Suryakencana menawarkan keberagaman kuliner, yang menunjukkan makanan khas kota Bogor. Sebut saja asinan, salah satu makanan khas kota Bogor, yang menjadi favorit para wisatawan yang berkunjung ke Bogor. Asinan kerap kali dijadikan oleh-oleh bagi para wisatawan yang berkunjung ke Bogor. Apalagi asinan yang berada di kawasan Suryakencana, yang memiliki cita rasa yang khas. Tak hanya itu, pernak-pernik kota Bogor pun, dapat dengan mudah didapatkan di kawasan ini.
Apalagi, kawasan Suryakencana, letaknya berdekatan dengan Kebun Raya Bogor, yang merupakan tujuan utama wisata kota Bogor. Kebun Raya Bogor, yang juga bisa disebut sebagai ikon kota Bogor, karena di dalamnya terdapat juga bangunan Istana Bogor. Selain itu yang tak kalah penting dari kawasan Suryakencana adalah keberadaan bangunan-bangunan tua, yang merupakan peninggalan koloni Belanda zaman dulu. Meskipun saat ini, keberadaan bangunannya tidak sebanyak dan seasli zaman dahulu, karena sudah dilakukannya renovasi ulang.
Menurut Mardi Lim, salah satu warga sekitar Suryakencana, kawasan ini memang layak untuk menjadi kawasan wisata. Selain karena memiliki beragam keunikan, kawasan ini juga merupakan pusat perdagangan kota Bogor. “Sejak dulu, saya sangat berharap jika kawasan Suryakencana ini dapat menjadi tujuan wisata, karena saya lihat, memang kawasan ini memiliki potensi untuk menjadi kawasan wisata” tutur Mardi Lim kepada Jurnal Bogor, kemarin. Imbuhnya, untuk menjadikan suatu kawasan sebagai tujuan wisata, kita harus memikirkan beberapa faktor, misalnya dari segi sumber daya manusia dan juga dari segi sumber daya alamnya. “Contohnya saja Singapura, dengan sumber daya yang terbatas saja, bisa menjadi tujuan wisata yang sangat diminati oleh para wisatawan.
Begitupun dengan kawasan Suryakencana, dengan pengolahan sumber daya alam yang baik, serta dengan mengoptimalkan sumber daya manusia yang baik pula, maka akan tercipta suatu kawasan wisata yang memiliki infrastruktur serta nilai jual yang tinggi,” imbuh pria yang juga seorang arsitek ini.
Pupin Marini